Life, Actually

Life in the Netherlands, because it goes on!
postcard lemon produk arunika
Living in the Netherlands

Tentang Arunika, The First of Her Name

Tahun baru, semangat baru, tantangan baru! Di tahun 2021 ini, untuk pertama kalinya gue menggeluti kewirausahaan dengan lebih serius (walaupun sifatnya masih paruh waktu).

I opened an Etsy webshop!

Beginilah sekilas cerita bagaimana Arunika Store bisa lahir…

Mencari Tantangan Baru

Semua berawal di masa lockdown Belanda di kuartal terakhir 2020. Pekerjaan gue memang oke banget, tapi gue mulai merasa kurang tantangan karena kerjaan gue sehari-hari predictable banget. I am so much more than that. Selain itu, gue penat dengan banyaknya aturan-aturan dari kantor tentang tata cara menulis. Mau bikin teks newsletter aja harus sampai tiga kali feedback round oleh si pemberi tugas. Rasanya makin rindu untuk membuat sesuatu yang 100% karya gue tanpa campur tangan atau opini orang lain.

Di sisi lain, gue pun mencari cara untuk memotivasi diri bisa menggambar lebih sering. Sudah bikin akun gambar di Instagram sih, tapi belakangan ini aplikasi tersebut lebih mementingkan iklan daripada komunitas. Akhirnya gue jadi malas menggambar karena nggak ada motivasi.

Kemudian gue punya ide: gimana kalau gue jualin aja tuh gambar-gambar gue? Setelah beberapa bulan menggambar, banyak yang suka dengan gaya gambar gue, kok. Gimana kalau gambar-gambar itu bisa jadi duit?

Belanda, Negara Pro Wirausaha

Setelah ngobrol-ngobrol sama R tentang iklim wirausaha di Belanda, akhirnya gue mencoba cari info lebih lanjut tentang membuka bisnis sampingan. For the record, gue akan terus melanjutkan bekerja di perusahaan gue sekarang kok, dan bisnis ini akan jadi side job aja untuk gue.

Beruntungnya, Belanda adalah negara yang sangat mendukung semangat wirausaha. Kayaknya orang sini memang mental cari duit. Sumber utama informasi tentang kewirausahaan gue dapatkan dari website KVK (Kamer van Koophandel). Dalam bahasa Inggris, organisasi ini namanya Chamber of Commerce. Bahasa Indonesianya: Kamar Dagang.

Untuk menjadi seorang wirausahawan/wati di Belanda, usaha kamu wajib didaftarkan di KVK, baik itu usaha paruh waktu, hobi, atau penuh waktu. Setelah bisnismu terdaftar, KVK akan memberikan nomor identifikasi resmi usaha (namanya KVK-nummer) yang wajib dibubuhkan di website dan faktur usaha.

1-2 minggu setelah usaha kita terdaftar di KVK, kita akan mendapatkan surat dari kantor pajak. Isi dari surat ini adalah nomor VAT (Value Added Tax) kita. Di Belanda, nomor ini namanya BTW-nummer (Belasting Toegevoegde Waarde).

BTW-nummer ini penting sekali untuk keberlangsungan bisnis kita, karena setiap kuartal (3 bulan sekali), kita wajib melaporkan pajak pemasukan kita, bahkan jika di kuartal itu kita nggak punya pemasukan sama sekali.

Dibalik Nama Arunika

Karena gue nggak mau ribet dan belum punya modal dan waktu untuk menjual produk fisik, maka toko gue di Etsy menjual postcard, kartu ucapan, dan wallpaper ponsel/tablet yang bisa diunduh dan dicetak sendiri di rumah. Di Etsy, produk-produk ini sering disebut sebagai digital downloads.

Gue yakin sekali, ada banyak orang yang senang mencetak kartu sendiri, terutama karena kartu-kartu ini sifatnya unik. Toko Etsy gue nantinya akan berdasarkan di desain-desain unik dan bisa digunakan untuk berbagai acara, ucapan, atau “just because” occassions. Makanya gue bikin postcard gambar buah lemon dan telor ceplok, hehehe.

Terakhir, masalah nama. Gue sudah mantap untuk menamakan bisnis gue “Arunika”. Nama ini gue temukan saat gue sedang mencari username untuk akun gambar IG gue. Arunika artinya “matahari terbit”. Gue ingin desain-desain kartu gue bisa membuat orang senang, seperti saat melihat matahari terbit. Makanya logonya serba kuning seperti ini…

What’s Next?

Untuk satu tahun pertama, gue nggak mau muluk-muluk dulu. Arunika Store ini kan dibuat sebagai tempat menyalurkan hobi. Makanya gue mau membangun bisnis gue dari nol tanpa ambisi yang lebay.

Hal pertama yang mau gue lakukan adalah mau mengurus masalah administrasi. Bikin folder khusus untuk administrasi, mungkin juga beli software untuk tracking faktur dan bon untuk mempermudah lapor pajak tiap kuartal. Selain itu, gue juga mau bikin rekening bank khusus Arunika Store agar keuangan usaha gue tidak bercampur dengan keuangan pribadi.

Pssst… pembelian-pembelian ini, pajaknya bisa dikembalikan ke kita, lho 😉

Yang kedua, gue mau mengeluarkan lebih banyak produk di Arunika Store. Pelan-pelan saja, mungkin satu-dua postcard, satu wallpaper… tapi gue mau menghasilkan karya yang berkualitas tinggi, sehingga orang tertarik untuk membeli. Gue yakin kalau bisnis dijalankan secara ikhlas dan senang, pasti outcome-nya juga akan maksimal. Semakin banyak produk, nantinya gue juga akan mulai promosi lewat IG/Facebook ads.

Doakan ya, semoga Arunika Store makin lancar, gue juga makin semangat menggambar!

Yang mau main-main ke Arunika Store, klik disini!

9 Comment

    1. Iya Nin, sengaja cari nama yang Indonesia banget tapi tetap bisa diucapkan sama lidah bule. Kebetulan Arunika ini cukup singkat dan gak sulit diucapkan. Makasih ya!

Tinggalkan Balasan ke Deny Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *