Life, Actually

Life in the Netherlands, because it goes on!
Travel Log/Diary/Journal/etc

Jalan-jalan ala Hippie di Vama Veche

Mau jalan-jalan murah di Eropa Timur? Cobain ke Rumania, deh! Gue dan R sudah merencanakan trip ini sejak bulan Februari dan saat itu harga tiket Amsterdam-Bucharest pulang pergi adalah sekitar 200 euro. Lumayan mahal, tapi kata bokap tirinya R, paling murah adalah 150 euro, jadi 200 euro itu nggak mahal-mahal amat, lah.

Setelah menghabiskan waktu 2 hari di Tulcea (kampungnya R yang adalah kota kecil di delta sungai Danube), kami memutuskan untuk pergi ke selatan, tepatnya ke kota pantai bernama Vama Veche.

Perjalanan dari Tulcea ke Vama Veche tuh lamaaaa… banget. Apalagi untuk orang-orang yang sudah terbiasa dengan sistem kereta cepat dan tepat waktu seperti kami. Dari Tulcea, kami harus naik kereta ke Medgidia, lalu sambung kereta lain lagi ke Constanta, dari Constanta naik kereta lagi selama 1 jam 30 menit ke Mangalia, dan dari Mangalia harus naik minibus ke Vama Veche selama 20 menit. Total jam perjalanan: kurang lebih 5 jam! Si R udah mati gaya berkali-kali di perjalanan, persis gue waktu umur 5 tahun yang nggak pernah sabar di mobil tiap kali mau ke rumah Nini di Bandung.

Inilah rute perjalanan kami. 2 jam 23 menit itu kalau pake mobil ya…

Sesampainya gue di Vama Veche, gue langsung terkesima dengan gaya hidup hippies mereka yang masih terlihat disana-sini. Vama Veche adalah desa pantai kecil yang berbatasan langsung dengan Bulgaria. Denger-denger, kita bisa jalan kaki ke Bulgaria cuma dengan menyusuri garis pantai, lho. Vibe kota ini agak mirip Kuta versi murah dikit, lah. Dimana-mana banyak restoran, toko suvenir, bar pantai, dan penginapan serba murah.

Vama Veche sudah terkenal sejak tahun 1970-an, saat itu ada banyak sekali hippies yang tinggal berbulan-bulan di pantai dengan tenda mereka. Kerjaan mereka? Yoga tiap hari, leyeh-leyeh, berenang, pokoknya bebas banget lah. Tiga tahun lalu R juga pernah ke sini, dan selama disini dia terus-terusan mengungkapkan kekecewaannya. Katanya, tiga tahun lalu belum banyak bar di pantai sehingga dia bisa bikin tenda dimana saja. Sekarang tempat tenda-tenda itu sudah dimakan bar-bar yang menyediakan tempat berjemur.

Ya, kalian nggak salah baca lagi, Vama Veche terkenal dengan kultur berkemah. Sejak dulu, seluruh warga Rumania selalu pergi ke desa ini di musim panas untuk berkemah. Kami akhirnya menemukan satu tempat berkemah di pojokan pantai. Selama tiga hari kami disana, kami berkemah selama 1 malam. Sisa 2 malam dihabiskan di motel karena R ribet sama masalah kamar mandi, hehehe… Di tempat kemah tersebut ada banyak orang yang sudah pasang kemah selama berhari-hari seperti tetangga kami, dan lebih banyak lagi orang berkemah di akhir minggu. Ngomong-ngomong, orang Rumania kalo berkemah bisa niat banget lho, sampe bawa kemah super gede, kasur angin, dan perlengkapan dapur segala!

Kami menghabiskan 3 hari yang sangat santai di Vama Veche. Bangun siang, kemudian sarapan, berjemur 1 jam, pergi cari makan, minum di bar, tidur siang, berjemur lagi, makan malam, minum di bar, nonton layar tancap, begitu terus setiap hari. Makanan di Vama Veche rata-rata murah banget untuk kantong Euro, disana gue berasa jadi orang super tajir. Makanan kami paling mahal adalah saat makan steak di sebuah restoran steak, begitu bon keluar ternyata kami harus bayar 380 Lei (sekitar 87 euro)!!! Biasanya makan cuma sekitar 10-20 euro untuk berdua, gimana nggak mau serangan jantung? Penginapan juga cukup murah, kami sempat dapat penginapan dengan harga 80 lei (17 euro) per malam untuk dua orang dan 150 lei (32 euro) per malam untuk dua orang. Gimana nggak mau berasa tajir?

Untuk menutup tulisan ini, gue akan memberikan sekelibat foto-foto Vama Veche. Selamat menikmati!

Nonton layar tancap di tepi pantai. Ini film Harry Potter.
Beach bar di Vama Veche. Kami nggak minum disini karena punya tenda dan handuk pantai sendiri.
Makan malam hari pertama, di restoran seafood yang pas dengan pemandangan Laut Hitam.
Vama Veche saat hampir matahari tenggelam

Gimana? Tertarik dengan Vama Veche? Untuk yang berminat pergi ke sini, keep in mind bahwa kota ini dibuka untuk umum setiap 1 April sampai akhir musim panas. Selamat merencanakan liburan ke Vama Veche!

11 Comment

        1. Haha, dari tempatku juga jauh, tapi Rumania tuh negara wajib dicoba kalo mau melipir dari Eropa Barat yang serba expected dan serba on time…

    1. Ini bagus banget lho Dita, dan kalo malam masih banyak bintang… pas gue buka tenda di tepi pantai wah pemandangannya kayak di resor harga jutaan rupiah

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *